Rabu, 06 Agustus 2014

Souvenir di Cibadak

Kalau ngomongin masalah souvenir, cibadak lah tempatnya. Disepanjang jalan Cibadak, selain berupa toko, pedagang kaki lima pun menjajakan berbagai macam souvenir dengan harga yang bervariatif.

Sebelum puasa kemarin, saya dan sang tunangan bertekad mencari souvenir di Cibadak. Mulanya niat saya hanya ingin membeli tas spound untuk pengajian dan kalau tidak malas ya sekalian cari souvenir saja. Ya kembali pada prinsip awal kami, yaitu "nothing to lose" cari-cari aja sekalian jalan-jalan. Dapet Alhamdulillah, ga dapet juga ya gpp.. Kami tidak ingin terlalu memaksakan. Lagipun kami masih punya tenggang waktu yang cukup lama sebelum hari H

Berhubung di sepanjang jalan Cibadak merupakan pusat souvenir di Bandung. Mereka menjajakan souvenir baik disisi kiri ataupn kanan. Oleh karena itu, saya dan sang tunangan mulai dari sisi sebelah kiri terlebih dahulu.

Baru juga jalan sebentar,saya udah nemu tas yang saya inginkan. Saya dapetnya bukan di toko tapi di pedagang kaki lima nya. Ah senang sekali satu target untuk hari ini bisa terpenuhi.

Selanjutnya giliran cari souvenir. Satu demi satu toko sovenir kami kunjungi berharap akan menemukan souvenir yang sesuai. Di tiap tokonya, kami memutuskan untuk tidak berlama-lama karena masih banyak toko yang ingin kami kunjungi. Sudah hampir setengah jalan sayap kiri kami keluar masuk toko souvenir karena kami belum juga menemukan souvenir yang membuat kami cinta pada pandangan pertama, belum nemu yang klik! :)

Sampai pada akhirnya di hampir ujung jalan sayap kiri tersebut kami menemukan souvenir yang kami inginkan, aaah Thanks God finally.

Naaaah ini diaaaaaa..... Setelah deal harga, tidak banyak babibu lagi, kami langsung memberikan DP. Pemilik toko menjanjikan barang akan ready 1 bulan sebelum hari H. Kami memang tidak membeli souvenir yang sudah dihias, kami hanya membeli barangnya saja. Kami memutuskan untuk menghiasnya sendiri.Setelah beres dengan urusan souvenir akhirnya dengan rasa bahagia bahwa target kedua pun sudah terpenuhi, kami pulang menggunakan sayap sebelah kanan, yaaah sekalian cuci mata lah. hihihi


Berhubung hari sudah gerimis, kami putuskan untuk langsung pulang takut kehujanan dijalan. Setibanya dirumah, pada saat cek hp, eh ada 2 missed call dan sms. Pas saya baca, ternyata itu sms dari si toko souvenir. Inti dari sms nya adalah, harga souvenir yang kami pesan ternyata naik dari pabriknya. Ga lama, si toko nelepon lagi setelah menjelaskan alasannya, kami pun memutuskan untuk tetap menggunakan toko tersebut. Meskipun sebenarnya sang toko menawarkan bisa cancel order dan uang DP kembali, tapi ya sudahlah naiknya pun tidak terlalu signifikan :)

Selang satu minggu, ternyata barang udah ready dan udah siap dikirim. WOW agak-agak kaget juga sih tiba-tiba barang dateng sekitar 20 karton!! hohoho Souvenir : LOCKED!!


Sekarang giliran dihias deh itu souvenir, hihi Okay let's go detail :) 

ABUBA Steak

Mari mari kita ngobrol masalah makanan lagi. Kali ini saya ingin bahas masalah steak! Ini adalah sebuah kisah di bulan puasa kemarin yang baru sempet saya post!! K

Puasa-puasa gini emang terkadang suka laper mata iya ga sih? hehe Nah kebetulan, sang tunangan emang lagi ngidam steak. Makanya minggu kemarin kita putuskan untuk makan steak.

Setelah menimbang-nimbang, akhirnya kita putuskan untuk pergi ke abuba yang daerah pelajar pejuang karena lokasinya pelajar pejuang merupakan lokasi yang terdekat dekat tempat tinggal kami.

Rencananya sih kita berniat pergi habis solat asar. Alhasil, kami pun pergi jam 4.15 niatnya supaya tidak kena macet, berhubung hari itu kami menggunakan kendaraan roda empat. Kebayang dong macetnya, harus sering-sering elus dada! yaaah karena emang lagi puasa dan weekend pula, jadi kemacetannya berlipat ganda! Jangankan dijalan raya, jalan komplek pun terkadang kena imbasnya.

Karena kami pergi lebih awal, jadi kami bisa lebih tenang dijalan. Tidak perlu rusuh, tidak perlu takut buka dijalan, yang ditakuti adalah tempat abuba nya penuh dengan reservasi! haha tapi kami sih optimis, semacet-macetnya jalanan, kami masih bisa mendapatkan tempat apalagi kami hanya 2 orang.

Tibalah kami di Abuba jalan pelajar pejuang, mungkin emang rejeki bulan puasa kali ya, kami masih bisa mendapatkan tempat parkir tepat di Abuba itu. Karena emang penuh banget loh, kecuali kalau untuk kendaraan roda dua sih masih lumayan lengang.

Kami tiba ditempat kurang lebih hampir 17.30, bukan main memang kondisi jalanan. Karena saya melihat kondisi didalem sudah penuh, saya buru-buru turun meninggalkan sang tunangan yang sedang parkir. Ternyata pada saat saya turun dan masuk kedalam, pramusaji pun bertanya :
"untuk berapa orang?"
"dua mba"
"mau yang smoking area atau yang no smoking area?"
"no smoking mba"
"silahkan dipilih saja tempatnya, sambil menunjuk area yang dimaksud"

Ternyata masih banyak yang kosong, alhamdulillah! Kami masih bisa memilih tempat sesuai keinginan. Kami langsung diberi menu. Karena ga begitu ngerti masalah steak, makanya saya liat gambarnya saja, haha Di menunya memang dilengkapi gambar bagian-bagian sapi yang dimaksud. Alhasil kami memilih rib eye dan lamb chop. Ga lama kemudian pramusajinya dateng, ternyata rib eye nya sudah habis. Jadi kami memilih 2 lamb chop dengan saus yang berbeda.

Di abuba ada 3 jenis saus : mushroom, barbeque dan black pepper. Kematangannya juga dilengkapi gambarnya. Jadi ini mempermudah saya yang agak kurang tau selukbeluk steak :D

Mendekati waktu berbuka, pengunjung pun semakin penuh. Malahan ada yang sampai waiting list. Pada saat berbuka, kami diberikan kurma untuk tajil. Kebetulan saya memang memesan lemon tea, dan sang tunangan memesan armagedon.

Sampai waktu berbuka tiba, pesanan kami belum datang juga. Saya memutuskan untuk solat terlebih dahulu. Untungnya abuba melengkapi fasilitas musholla, lokasi musholla yang ada di lantai atas cukup nyaman. Setelah saya selesai solat, ternyata makanan dan minuman sudah datang. Kami pun langsung melahap steak yang kami pesan.



Itu penampakan steak lamb chop dengan saus barbeque. Pesanan yang lain ga sempet di foto, karena kami sudah kelaperan! hehe

Dari segi saus, rasanya enak. Baik yang mushroom ataupun yang barbeque, kerasa lah. Cuma memang kuantitinya bagi kami sih masih kurang banyak.. hehe Steak nya sih enak juga, memang tergantung sausnya juga sih. Kalau saus nya enak ya otomatis si dagingnya akan kebawa enak.

Kalau untuk bagian lamb chop, memang lumayan banyak tulang. Kalau mau yang sedikit sih T-bobe atau wagyu sekalian. Kami tau karena kami pesan untuk orang dirumah, hehe Kalau untuk masalah minuman, ya standard lah kaya lemon tea biasa. Kalau yang armagedon, saya lupa itu perpaduan antara apa dan apa. Tapi yang saya dan sang tunangan rasakan, itu lebih dominan wortel dan biasa aja.

Kalau masalah harga, ya ada harga ada rasa lah. Untuk Lamb chop harganya Rp 65.000,- wagyu rib eye 2'3 kalau tidak salah sih sekitar Rp 120.000,-  , T-bone Rp 85.000,- Kalau untuk minuman, lemon tea Rp 9.000,- sedangkan armagedon Rp 20.000,-

Masalah tempat, menurut kami cukup nyaman, bersih, pramusajinya pun cukup sigap kalau kita perlu bantuan. Di pelajar pejuang sh ada 2 lantai, lantai 1 no smoking area, sedangkan lantai 2 smoking area. Jadi untuk saling tidak merugikan satu sama lain, hehe

* Sekian info dari kami, jika terdapat kesalahan harap maklum..
Semoga dapat membantu teman-teman ang sedang mencari referensi untuk tempat makan steak


Selasa, 05 Agustus 2014

Bubur BEJO

Bukan cuma sinetronnya saja yang ngehits, tapi makanannya pun memliki jumlah penggemar yang ga kalah banyak sama penggemar sinetronnya! haha Tapi tukang bubur ini tidak sedang naik haji, hehe

Sering kali bubur di identikan dengan orang sakit, tapi bagi saya, bubur tuh bukan makanan untuk orang sakit. Orang sehat pun banyak yang menggemari makanan yang satu ini.

Malam itu, sepulang mengelilingi kota. Rasanya perut ini pun sudah mulai kosong, awalnya kami bingung mau makan apa malem-malem gini. Pada saat di daerah veteran, terbesit di benak sang tunangan untuk makan bubur. Berhubung kami sudah di daerah situ, jadi kami putuskan untuk makan bubur bejo yang lokasinya di daerah pasar kosambi. Tepatnya di seberang Richeese Factory.

Sampailah kami di bubur bejo, kami langsung memilih 2 porsi bubur komplit!! hehe Tempatnya memang kaki lima, tapi bagi saya memang bubur kaki lima lah yang terkadang lebih "nendang" rasanya. Ga lama kemudian, datanglah pesanan kami. Begitu dateng..........



Ruarrrr biasa memang toppingnya juara!!! Ini lebih terlihat ayam bubur, bukan bubur ayam! Hehe Kalau sang tunangan sih memang sering kesini, tapi kalau saya memang itu pengalaman pertama saya, jadi otomatis saya agak takjub dengan porsi dan toppingnya.

Rasa buburnya pun enak, ditambah topping yang berlimpah, semakin menambah kenikmatan malam itu. Hihi Entah emang lapar, emang doyan atau saking nikmatnya, sang tunangan sampai menambah setengah porsi lagi! hahaha Kalau untuk saya sih, porsi segitu sudah cukup kenyang!

Untuk menikmati satu porsi bubur komplit ini, kalau tidak salah sih sekitar anda hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 12.000 apa Rp 16.000,- gitu, saya lupa.. Kebetulan kami pun beli beberapa bungkus untuk orang rumah, ada yang komplit ada yang biasa, jadi agak bingung untuk harganya. hehe

Tapi mau 12rb, mau 16rb cukup membuat perut kenyang hati senang lah! Tukang bubur ini konon buka pagi-siang-malam. Ternyata ada lokasi lain, di daerah kebun kelapa, depan ITC.

* Sekian info dari kami, jika terdapat kesalahan harap maklum.
So guys selamat berkuliner! ;)

Sabtu, 12 Juli 2014

Kedai Ling Ling

Untuk merayakan selesainya tugas berat DP MUA, kami putuskan untuk makan daerah Pasteur dan sekitarnya. Jarang-jarang kami main sampai daerah sini, hihi Akhirnya, saya dan tunangan pun memutuskan makan di kedai lingling. Sebenernya sih saya cuma pengen nyoba dessert yang kata sang tunangan hampir sama kaya dessert di hongtang yang pernah saya makan di PIK kemarin.

Sesampainya di Kedai Ling Ling, kami langsung masuk dan memilih no meja 27. Soalnya tanggal 27 itu tanggal kami jadian, haha agak lebay sih cuma ya udah sih gpp mumpung meja 27 juga kosong..hehe

Niatnya sih cuma ngemil, cuma dalam kenyataannya :
"kita pesen satu apa dua?
"dua aja"
"satu berdua aja, nanti ga abis (acuan saya adalah porsi hongtang)"
"udah pesen dua ajalah, ntar ga cukup"
"okay"

Tapiii bukan hanya itu pesanan kami, kami memesan juga dua ramen dan satu okonomiyaki. Niat ngemil tapi berujung kalap, sehingga niat ngemil hanyalah wacana belaka, hahaha
Pesenan pertama :
Dynasty Dessert & Silky Pudding Dessert ||@Rp 28.000,-




Rasa ga beda jauh sama yang di Hongtang, suka banget deh pokonya ama es krim green tea nya.. Seger!! Serupa tapi tak sama, kalau masalah porsi, emang disini lebih sedikit dibanding Hongtang dan es serutnya lumayan banyak disbanding toppingnya. Sebanding lah ama harganya, yang kurang lebih setengahnya juga. Cukup kalau untuk satu orang :D

Pesenan Kedua :
Hot Spicy Shoyu Ramen ||@Rp 27.000,-


Masalah ramen, overall sih enak ko. Cuma memang saya kurang suka sama mie nya, Nampak sedikit lebih besar dibanding ramen yang biasanya saya makan. Tapi untuk masalah kuah dan topping, enaak enaak enaak! Kuah nya kentel, kalau memang kurang pedes, kita bisa minta bubuk cabe ko J

Pesenan Ketiga :
Yokohama Ramen ||@Rp 39.000,-

Karena ini pesenan sang tunangan, jadi saya hanya mencicipi saja. Kuahnya kentel sama telur kayanya, tapi enak juga ko. Apalagi habis hujan  makan yang berkuah memang pas banget deh! Ga salah pilih :D

Pesenan Keempat :
Okonomiyaki Cheesee ||@Rp 22.000,-

Setiap kesini, ga tau kenapa kalau kesini bawaannya selalu pengen mesen makanan ini. Cheesee nya itu kerasa banget, terus banyak toppingnya dibanding terigunya. Apalagi ditambah bubuk cabe, makin menambah selera deh!



Kebetulan ini kedai Ling-ling yang di Jl. Sukajadi, deket PVJ. Tempatnya bagus ko, cocok banget buat yang pengen rame-rame atau bahkan berduaan seperti kami. Hehe Kalau boleh kasih saran sih, kesininya naik motor aja. Karena tempat parkirnya kalau untuk weekend agak sulit, daripada lagi enak-enak makan dipanggil tukang parkir untuk memindahkan mobil. Lebih enak naik motor, ga perlu berebut parker dan ga perlu bermacet-macet ria J

Yuyun Make Up

Mungkin nama Yuyun udah ga asing lagi lah di dunia MUA. Pertama browsing MUA, banyak banget review yang nyaranin MUA ini. Berhubung lokasi di daerah Pasteur, saya dan sang tunangan belum sempat kesana. Terlebih waktu itu ada seorang teman yang bilang

"Teh Yuyun udah full loh sampe bulan desember"

Itu lah yang membuat saya kurang bersemangat, tapiiiii lagi-lagi prinsip nothing to lose kembali kami gunakan. Saya browsing kembali website nya Yuyun make up untuk mencari alamat email dan contact person nya. Ternyata pada saat mengunjungi websitenya, disitu ada aplikasi kalender gitu. Jadi kita bisa cari tau sendiri jadwal teh Yuyun

Mulai lah melihat satu demi satu tanggal, berharap bulan desember masih ada yang kosong. Saat saya buka, bulan Juni memang full booked, Juli kosong karena puasa, Agustus penuh, bulan demi bulan ternyata jadwal teh Yuyun sebagian besar memang sudah penuh. Saat mulai dekat bulan Desember, dagdigdug takutnya tanggal yang kami inginkan penuh juga. Saat jadwal bulan Desember keluar, taraaaaaaa teh Yuyun pun sudah di booked tapiii untung tgl7 jadi tgl6 masih available... yippiiiiiiiiii!!

Tanpa berfikir panjang, saya langsung kirim email untuk bikin appointment. Karena menurut website nya klo mau ketemuan, harus janjian dulu. mungkin saking padatnya jadwal teh Yuyun kali ya.

Saya dan sang tunangan pun sudah janjian akan ketemuan hari minggu, berhubung saya dan sang tunangan belum tau lokasinya, jadi kami putuskan untuk memakai motor. Supaya kalau kesasar gampang puter balik.

Sesampainya di Gd.Sate cuaca pun mendung dan germis mulai mengundang, huhu Kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan "mumpung belom hujan" Eh gataunya pas mau ke Pasopati, hujan turun deras banget L Jadi kami putuskan neduh dulu disekitar situ, untungnya kami belum sempat naik ke jembatan, ga kebayang dong kalau kami sudah di jembatan pasopati, pasti kami bakal
jibreg sejibreg jibreg nya!!

Berhubung jas hujan yang kami bawa hanya satu, mau ga mau kami harus menunggu kebaikan sang hujan untuk berhenti agar kami dapat melanjutkan perjalanan kembali. Jam udah mau jam setengah 2, saya dan teh Yuyun janjian pun jam setengah 2. Sebenarnya ga enak kalau dateng telat, tapi ya gimana lagi.. Saya sih sebenernya cuma takut susah lagi bikin janji ama teh Yuyun nya. Panik dan sempet hopeless juga sih soalnya hujannya deras banget, tapi alhamdulillah setelah kurang lebih 15 menit, sang hujan pun berbaik hati untuk mereda. Kami pun melanjutkan perjalanan.

Ternyata lokasinya gampang dicari, ga perlu lama-lamaah..hehe Sesampainya disana, ternyata galery nya nyatu sama Belva..WOW cool! Pas mau masuk, agak malu juga sih soalnya baju dan celana saya dan sang tunangan basah kaya main ujan-ujanan sedangkan yang lain pada rapi. Tapi yasudah lah J

Pas masuk ke dalem, saya bertanya
"mas, ada teh Yuyun?"
"oh langsung aja ke lantai 2"

Saya dan sang tunangan langsung ke lantai 2. Ga dibawah, ga diatas, banyak banget koleksi bajunya!! aaah suka suka suka!! Hihihi Pada saat di lantai 2, ternyata sudah rame booo!! Terus ada mba2 yang nyamperin…
"iya ada yg bisa dibantu?"
"mau ketemu teh Yuyun"
"oh iya saya Yuyun"

Setelah nanya ini, nanya itu, dan apakah tgl6 benar belum dibooking, ternyata memang sudah ada yang mau make Teh Yuyun tanggal segitu, tapi belum kasih kepastian. Katanya siapa cepat aja. Tanpa banyak nanya-nanya lagi akhirnya kami deal harga! :)

Bener kata reviwer yang ada di internet, teh Yuyun ini orang nya ramah, enak diajak ngobrol. Pada saat saya lagi liat albumnya, teh Yuyun bilang
"semua orang kalau udah di make up mah bakal cantik"
“ya ya ya saya setuju teh, hehe”
 "rencananya mau pake baju warna apa?"
"hmmm cita-cita sih pengen toscha"
"oh kalau toscha sih banyak pilihan, sampe sejauh ini sih lagi musim warna mint, toscha gt.. tapi ga tau kalau akhir taun"
"masih cita-cita sih, tapi kan balik lagi sama stock bajunya.. maklum ini agak berisi, hihi"
"iyaa, tapi kalau toscha insha Allah ada ko.. tapi jangan gara-gara lagi trend jadi pengen ngikutin trend juga. Kita sesuaikan lagi sama warna kulitnya
"bener teh"
"kalau mau liat baju nanti aja awal bulan puasa, soalnya kalau sekarang kan banyak baju yang lagi diluar, kalau puasa kan ga kan ada yang minjem soalnya saya juga ga ambil job di bulan puasa"
"oh iya teh nanti kesini lagi"
"iya nanti saya abarin lagi yah"

Ternyata teh Yuyun itu masih satu management sama Belva. Ga sia-sia pengorbanan untuk kehujanan. Selain itu, jujur saya suka banget sama pelayanannya. Ramah banget! Alhamdulillah Make up : LOCKED!!

Yang mau tau tentang paket nya langsung aja kunjungi website nya, kalian bisa liat paket yang ditawarkan, photo dll. Website :

www.yuyunmakeup.com

NES Photo

Kalau udah ngomongin masalah photografi, emang bikin bingung ngung ngung. Bukan apa-apa, masalah nya ini kan moment sekali seumur hidup (insha Allah) jadi saya dan sang tunangan ga mau asal pilih. Berhubung di hari pertama vendor photo yang kita inginkan lagi penuh, jadi kita masih ada kesempatan untuk mikir-mikir lagi. Sesampainya dirumah, kami pun mulai melihat-lihat kembali brosur hasil koleksi tadi di pameran.

Ga tau cm perasaan, apa memang benar adanya,  pameran PUSDAI kemarin di dominasi oleh vendor photo, banyak banget deeeh! Dari yang sudah sering dengar nama vendornya, sampai yang baru-baru. Kalau ngomongin masalah harga emang ga beda jauh sih, cuma bonus yang di berikan beberapa vendor kadang dapat menggoyahkan pilihan hati..hehehe

Hari ketiga pameran:
Berhubung ini hari terakhir, kita ingin DP vendor photo juga. Alhasil, dengan Bismillah kami datang ke vendor yang dari semula kita sudah jatuh hati. Saat sampai di boothnya, kami disabut ama mba-mba disana.

Kami hanya basi-basi sembentar saja karena kami harus mengunjungi booth Belva kembali. Akhirnya, kami memutuskan untuk langsung nge DP. Alhasil kami kasih sejumlah uang dan "voucher" yang pernah kami dapatkan di pameran sebelumnya.. Lumayan 500ribu, hehe

Awalnya si mba agak kurang mengerti tentang pemakaian vouchernya. Setelah ditanya ke salah satu aa yang ada disana, akhirnya si mba ngerti

"a, mba ini ada voucher, masih berlaku gak?"
"oh masih dong (dengan tegas)"
(aa dan mba pun akhirnya menghampiri kami)
"oh ini yang kemarin di aston jawab pertanyaan itu ya?"
"haha iya..."
"Oh pantesan tadi pas lewat tuh kaya yang pernah liat, tapi lupa dimana"
"hehe iya waktu di pameran sebelumnya"
(aaah kita tersipu malu, ternyata si mas nya masih mengingat kita.. hehe)


Aa nya baik, dia bilang kalau memang kita belum punya konsep untuk prewedding, mereka bisa membantu. Masalah propert juga sudaa ada stoknya. NICE!!

Pertimbangan kami dalam memilih vendor photo, adalah :
1. Mempunyai jam terbang yang lama di bidang photografi
2. Photographer nya yang masi muda, jadi energik dan untuk masalah selera biasanya ga akan beda jauh
3. Dan yang paling penting adalah sesuai dengan budget! hihi


Setiap vendor kan punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi ya pinter-pinter kita pilih aja dan jangan lupa baca review atau tanya ke temen yang sudah berpengalaman memakai vendor tersebut, supaya ga salah pilih. Terus kalau udah menentukan pilihan, kita sebagai klien sebaiknya harus percaya sama kemampuan sang vendor, supaya sang photographer bisa leluasa berkreasi di hari H nanti dan hasilnya memuaskan. Jadi baik vendor ataupun klien bisa samasama enak lah :) 

Photo : LOCKED!!

Belva Kebaya & Make Up

Saatnya vendor make up!!

Memang sebelumnya, saya dan sang tunangan belum sempat survey ketempat ini, dikarenakan tempatnya yang lumayan jauh dari tempat tinggal kami berdua. Soalnya waktu pertama survey MUA kami memang sengaja survey ke tempat yang lokasinya tidak begitu jauh dari tempat tinggal saya maupun sang tunangan. Tapi karena emang udah naksir sama kebaya Belva dan kebetulan mamah camer juga udah dua kali dating ke ondangan yang pake Belva dan hasiilnya memuaskan.

Pada saat hari terakhir pameran (masih pameran di PUSDAI), kebetulan setelah magrib ada fashion show dari vendor Belva! Inilah yang saya dan sang tunangan nanti-nantikan. Begitu fashion show dimulai, saya dan sang tunangan benar-benar terkesima sekaligus takjub dengan hasil karya kang Ivan Belva.. Pokonya bagus-bagus deh, kebetulan tema yang dipakai saat itu adalah  Batavia, perpaduan nuansa hitam-silver-gold nan elegan.

Sampai-sampai saya dan sang tunangan ga bergerak sedikitpun dari tempat kami duduk, saking terhipnotis nya sama fashion show Belva. Setelah fashion show berakhir, kang Ivan banyak banget mendapatkan bunga dari relasi yang berkunjung. Booth Belva pun menjadi penuh, ada yang ambil foto, ada yang booking dll. Berhubung hari sudah agak malam, saya dan sang tunangan memutuskan untuk pergi ke vendor photo sembari nunggu booth Belva agak kosong. Setelah urusan di booth photo selesai, kami pun kembali ke booth Belva. Untunglah hanya tinggal 1 klien saja.

Setelah sedikit berbasa-basi dan nanya beberapa pertanyaan. Kami putuskan untuk memakai Belva! Tapiiiiiii………….pada saat kita mau keluarin uang DP
"acaranya tgl brp mba?"
"tgl 6 des"
"bentar ya... (ga lama kemudian) haduh maaf mba tanggal segitu udah penuh"
"(krikkrik) ah penuh mba? gabisa lagi?"
"iya mba maaf ga bisa, soalnya tanggal segitu udah ada 3 acara"
"hmm ywda deh makasih ya mba (dengan berat hati)"

Lemes sih, cuma ya mau gimana lagi.. Ga bisa juga dipaksain juga, mungkin belum berjodoh aja ama Belva :')

ini paketannya :